Jumat, 29 Mei 2009

TCP/IP

Sebelum membahas routing, ada baiknya kita bahas sepintas TCP/IP yaitu, protokol yang digunakan di Internet. Protokol TCP/IP memiliki empat lapisan hirarki, yaitu lapisan aplikasi (aplication layer), lapisan transport (transprot layer),lapisan internet layer (internet layer),dan lapisan akses jaringan (network access layer).

Lapisan akses jarinan adalah lapisan pada hirarki terendah dalam TCP/IP dan protokol pada lapida ini bertugas menghubungkan devise-devise yang terletakpada jaringa yang sama. Lapsian intenet berada diatas lapisan akses jaringan dan protokol pada lapisan ini berfungsi menghubungkan devise-devise yang tidak terletak pada satu jaringan. Nama internet (dengan i kecil) pada lapisan ini barasal dari kata inter network (antar jaringan)dan barbeda dengan Internet (dengan I besar) yang biasa kita dengar. Protokol utama yang terletak pada lapisan ini adalah Internet Protokol (IP). Protokol ini memjadi dasar dari intetnetkateristik protokol IP adalah connectionless, yang berarti tidak memerlukan sambungan yang telah terbuka terlebih dahulu dari sumber ke tujuan.

Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transprot model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI.

IP Address
IP Adress adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP.IP adress terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1

Contoh Ip Adress
Network ID Host ID
192 168 0 1


IP Adress terdiri atas dua bagian yaitu network ID,dimana nerwork ID menentukan alamat jaringan komputer ,sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer,router,switch).
Oleh sebab itu IP adress memberikan alamt lengkap suatu host beserta alamt jaringan dimana dost itu berada.
Kelas-kelas Ip Address
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti contoh dibawa ini.
Kelas IP Address
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A xxx.0.0.1 xxx.255.255.254 255.0.0.0

B xxx.xxx.0.1 xxx.xxx.255.254 255.255.0.0
C xxx.xxx.xxx.1 xxx.xxx.xxx.254 255.255.255.0

IP Address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range Ip 1.xxx.xxx.xxx.-126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP Address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP Adress kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID =113
Host ID =46.5.6

Sehingga IP Address diatasberarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113. IP Adress kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP Adress kelas B network ID ialah 16 bit pertama, sedankan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, caramembaca IP adress kelas B, misalnya 132.19.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
sehinga IP Address diatas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92 dengan panjang host ID 16 bit, network denga IP Adress kelas B dapat menanpung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx-191.155.xxx.xxx
Ip addres kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa di bentuk sekitar 2 juta network denga masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx-223.255.255.x.
Pengolokasian IP address pada dasrnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat utuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantrung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefesien mungkin.

Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS mengunakan arsitektur hierarki.
  1. Root-level Domain : Merupakan tingkat teratas yang ditampikan sebagai tanda titik (.).
  2. Top Level Domain : Kode katagori organisasi atau negara misalnya : .com untuk dipakai oleh perusahaan .edu untuk dipakai oleh peguruan tinggi: .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan Pemakian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk Australia.
  3. Secon Level Domain : meru[pakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: Microsoft.com, yahoo.com dan lain-lain.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protokol)
IP Addrres dan subnet mask dapat dibeerikan secara otomatis mengunakan Dymanic Host Configuration Protokol atau diisin secara manual.
DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang mengunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan kepada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis. Topologi jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelanya. Terdapat 3 macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.

Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada windows 98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
  1. Internet Protokol,
  2. Transmission Control Message Protokol (TCP),
  3. Internet Control Message Protokol (ICMP),
  4. Address Resolysion Protokol (ARP),
  5. User Datagram Protokol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasion sebelum dahulu agar bisa "berkomunikasi" di dalam jaring komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerulakan IP address dan subnet mask. IP addres harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk membedakan network ID dari host ID.

Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamaic Host Configuration Protokol (DHCP) atau diisi secara manual.


Gambar IP addres dalam TCI/IP propeties
Prosedur yang dilakukan untuk mengisi IP address:
  1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
  2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah diinstal.
  3. Klik properties.
  4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
  • Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server.dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini,DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
  • Specify and IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
Important
If yau use a static IP address,make sure the address is accurate. If yau assign an incorrect number, your computer may not able to communicate on the network. You should also prevent another user from being able to use the network.
  • Klik OK.
  • Jika diperlukan masuk kembali kedalam kotak dialog TCP/IP Properties, Klik tab gateway, masukan nomor alamat server.
  • Klik OK.
  • Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Propertis, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor alamat server.
  • klik OK.
Gambar Gateway


Gambar wins


Gambar Wincfg

Cara mengkonfigursi jaringan adalah sebagai berikut :
Klik star, Settings, Network, dan Dial-up Connection



Gambar Control Panel

Klik kanan pada Local Area Connection, kemudian pilih properties, kotak dialog Local Area Connection Properties akan tampil seperti berikut :



Gambar Tab Properties

Pilih Internet Protokol {TCP/IP}
Pilih Proerties, tampilan jendela yang akan terlihat adalah sebagai berikut:

Gambar Jendela TCP/IP Properties

Menampilkan File dan Printer Sharing
Untuk menempilkan file, printer dan dokumen atau data lain yang disharing prosedur yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  1. Pilih MyNetwork Places atau Network Neighborhood.
  2. Pilih Entire Network.
  3. Kilik Workgroup. Klik 2 kali nama komputer yang ada di Workgroup.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar